Tas
Cart0

Haruskah Kita Mencuci Pakaian Baru?

Haruskah Saya Mencuci Pakaian Baru Sebelum Mengenakannya?

Ya, karena gaun cantik atau jaket lucu Anda mungkin mengandung produk-produk kimia yang berbahaya bagi kesehatan.

Produk kimia yang digunakan selama proses pembuatan pakaian, misalnya klorin, bisa menyebabkan alergi dan iritasi kulit. Bekas ftalat, yang digunakan oleh produsen untuk melembutkan plastik, sering kali masih tertinggal pada pola, tulisan, dan desain pakaian. Zat kimia ini memang hanya berbahaya jika tertelan, tetapi anak-anak bisa saja memasukkan pakaian ke dalam mulutnya. Pakaian juga bisa mengandung residu kimia alkali yang berpotensi menimbulkan iritasi.

Untuk membuat kaus yang berwarna putih tanpa noda, produsen menggunakan produk yang tinggi akan kandungan alkali. Tapi jangan panik dulu! Anda bisa menghindari risiko iritasi yang ditimbulkan oleh residu kimia ini dengan selalu mencuci pakaian sebelum mengenakannya.

 

Haruskah Saya Mencuci Pakaian Sebelum Memakainya untuk Tidur?

Ya, karena alasan yang sama seperti yang dijelaskan di atas. Seperti halnya jaket dan celana baru, baju tidur juga mengandung produk kimia yang bisa dihilangkan dengan mesin cuci. Selain itu, jika Anda membeli pakaian dari pasar atau toko, bisa jadi pakaian itu sudah pernah dipegang oleh banyak orang… Kuman pun ada di mana-mana!

Saran: Apakah Anda terbiasa tidur mengenakan kaos yang telah Anda pakai sepanjang hari? Ini jelas bukan hal yang patut ditiru… Keringat yang keluar dari tubuh secara alami saat tidur bercampur dengan keringat yang keluar sepanjang hari tadi. Hasilnya: kuman akan bertambah banyak. Belum lagi bau badan yang akan timbul!

Perlu diketahui: Apakah pakaian yang baru Anda beli mencantumkan simbol perawatan cuci pakaian?

Jika simbol itu tidak lengkap atau tidak ada, waspadalah! Pakaian ini mungkin tidak memenuhi standar kualitas Indonesia. Waspadai iritasi kulit…

 

Pilih Cara Mencuci Terbaik Bahkan Setelah Pencucian Pertama Kali:

  • Bahan alami (wol, angora, sutra, linen, kasmir, dll.) harus selalu dicuci tangan dengan air dingin.
  • Bahan sintetis (nilon, lycradraloncoolmaxgore-tex, dll.) bisa dicuci dan dikeringkan menggunakan mesin cuci dan pengering pakaian kecuali jika pakaian itu terbuat dari bahan yang melar.

Katun organik: jenis kain ini tidak menimbulkan alergi atau iritasi kulit. Katun organik tidak mengandung pestisida, produk kimia, dan logam berat. Oleh karena itu, bahan ini sangat lembut di kulit. Akan tetapi, disarankan untuk mencuci gaun yang terbuat dari katun organik pada suhu 40° C sebelum digunakan untuk pertama kali.

Sutra: pencucian pertama harus dilakukan dengan tangan karena bahan pewarnanya bisa luntur.

Bahan beludru dan warna gelap: Jenis pakaian ini, yang mudah tertempel bulu-bulu, tidak boleh dicuci bersama dengan bahan yang mengandung serat seperti handuk. Berhati-hatilah dengan pakaian warna hitam, yang bisa berubah warna menjadi abu-abu! Solusinya: pilihlah siklus cuci yang singkat, pada suhu rendah, dengan sedikit detergen bubuk. Yang terpenting adalah, pakaian warna gelap dan jins harus dibalik terlebih dahulu sebelum dicuci.

Pakaian berwarna: Sebelum memasukkan pakaian berwarna, misalnya jaket merah, ke dalam mesin cuci, disarankan untuk mengujinya terlebih dahulu. Masukkan satu lengan pakaian ke dalam air yang sangat panas lalu peras di atas serbet putih. Jika serbet berubah warna menjadi merah muda, jaket ini harus dicuci terpisah atau dicuci dengan tangan menggunakan air dingin. Sebagai langkah pencegahan, lakukan pengujian yang sama sebelum pencucian kedua!

Tips: Sebelum mencuci pakaian, ingatlah untuk selalu mengancingkan dan membalikkan pakaian. Tips sederhana ini berguna untuk mencegah agar warna tidak cepat pudar. Biasakanlah untuk melakukan hal ini sejak pencucian pertama!

 

Sumber: http://www.everydayme.co.id/artikel/haruskah-kita-mencuci-pakaian-baru

Share Button
No comments yet.

Tinggalkan Komentar untuk "Haruskah Kita Mencuci Pakaian Baru?"